A Dreamer
Sabtu, 05 Januari 2013
Menurut saya, malam
pergantian tahun baru tidak harus diwarnai dengan hal yang selalu membuat kita
senang, dan lupa akan segalanya. Seperti membakar kembang api yang indah,
meniup terompet kencang-kencang, atau memenuhi jalanan dan membuatnya keadaan
menjadi bising. Tidak. Tapi, malam ini seharusnya menjadi saat yang tepat untuk
saya khususnya, untuk merenungi apa yang sudah terjadi selama setahun yang
lalu. Dan berfikir sejenak untuk berhenti. Kembali menekuni mimpi dan harapan
yang belum bisa tercapai.
Saya hanya penikmat malam
ini. Pergantian malam dari 2012 ke 2013. Menjadi penikmat, yang ternyata sangat
menyenangkan. Memandangi kilau cahaya percikan api-api di langit dari kejauhan.
Di atas lantai dua Elfast, saya melakukannya malam ini. Wonderfull. Tidak
seperti tahun-tahun sebelumnya yang saya lewatkan dengan hanya didalam kamar,
atau mungkin datang secara langsung menyaksikan pesta kembang api dari jarak
dekat.
Saya suka malam ini. Malam
dimana saya berdiri tegak, menatap langit yang menghitam yang sedikit berbeda
dari biasanya. Karena ada banyak kemilau cahaya dari banyak titik tempat
tertentu. Dan saya bisa melihat seluruhnya, dilantai dua, di tengah-tengah
hamparan sawah yang terbentang luas. Saya dapat menekuni satu per satu titik-titik
indah cahaya di langit secara leluasa.
Tidak telalu bising untuk
malam yang penuh dengan cahaya. Malam ini begitu tenang, setenang angin yang
tidak terlalu kencang bertiup, setenang bulan yang remang-remang memancarkan
cahayanya, setenang langit yang tidak menurunkan tetesan airnya dan setenang
diri saya malam ini.
‘Malam ini adalah resolusi’, kata teman yang berdiri disamping saya.
‘Berbuat lebih baik dari sebelumnya dan
memikirkan masa depan kita, akan kita bawa kemana dia’, dia melanjutkan.
‘Iya,
karena kita pemimpi. Berdiri disini, menyambut hari esok, dan membawanya
bersamaan dengan mimpi-mimpi ini.’ Saya mengimbuhi. Dan senyum mengembang mengingat betapa nikmatnya bermimpi.
Saya teringat satu hal lain
malam ini, dan saya berkata dalam hati, ‘ Selamat
ulang tahun. Saya sangat mencintaimu, Ibu... ‘

0 komentar:
Posting Komentar