Untuk Sang Dewi
Sabtu, 19 Januari 2013
Sesungging senyumnya pagi
tadi, terlihat berbeda dari biasanya. Lebih lebar dan lebih menawan. Percayalah,
tidak ada yang mengira kamu mempunyai masalah yang rumit dan besar ketika kamu
selalu tersenyum manis kepada setiap orang yang menyapamu. Bukan dengan selalu
memasang wajah tertekuk dan seakan hidupmu paling menderita diantara yang lain.
Tapi cobalah selalu ceria, sesulit apa keadaanmu. Maka kamu akan merasa lebih
baik.
Kejadian beberapa bulan
silam terjadi lagi ketika pada akhirnya, sang dewi memutuskan untuk mengawali
semuanya. Mengawali yang bukan menjadi biasanya. Mungkin, dia mencoba membuat
sesuatu yang belum biasa menjadi ada. Dan yang benar saja, hasilnya pun seakan
sama dan tidak ada yang berbeda. Lagi-lagi, aku masih saja merasa heran
dibuatnya.
Ada satu hal sebenarnya
yang ingin kutanyakan kepadanya, mengapa dia tidak membaca kembali beberapa hal
dari apa yang telah terjadi kepadanya?. Mengapa harus selalu bersikap sama
disetiap kesempatan?. Tapi mungkin itu adalah jalanmu dalam menjalani hidup
ini. Menjadi pihak yang selalu ada, mungkin hanya itu yang bisa aku lakukan
untuk membantu meringankan perjalanan kisah pilumu. Semoga semua cepat berlalu.
Atau lanjutkan saja apa maumu.

0 komentar:
Posting Komentar