Puisi Terakhir Untukku


Dengan perasaan yang campur aduk, aku meninggalkan kalian. Di kota itu, aku berkenalan hingga melambaikan tangan tanda perpisahan untuk kalian. Singkatnya waktu saat itu, bukan menjadi halangan untuk saling mengerti dan mengasihi. Dengan pengertian dan rasa tulus untuk saling memahami, itu cukup membuat kita dekat meski waktu yang hanya sesaat.

Hanya beberapa saat saja aku bersama kalian, hingga waktu jua yang memisahkan kita. Salah seorang dari kalian membuat sebuah kenangan yang benar-benar mengesankan. Sepucuk surat dia selipkan di saku bajuku. Dengan menahan derai air mata yang akan jatuh, dia berlari menghindar dariku. Takut kalau benar-benar menangis di hadapanku karena berpisah. Hanya diam tanpa kata-kata, menatap dia berlari menjauh dariku. Benar-benar kehilangan.

Setiba ditempat tinggalku, aku langsung membuka dan membaca sepucuk kertas dengan tulisan tangan yang cukup rapi untuk anak Sekolah Menengah Pertama. Aku baca dari baris ke baris. Dengan kata-kata yang disusun sedemikian rupa oleh anak itu, membuat mataku pedih, hingga ingin meneteskan air mata. Meskipun aku bisa menahannya.

Kembali Tiada

Jauh sebelum kalian ada
Aku dilanda kegelapan
Yang ditelan sang malam
Dan tak tahu apa-apa

Kau datang bagai matahari
Sinar terang menyinariku
Mengangkat otakku
Untuk menuju masa depan

Kau, menjadikanku lebih tahu
Lebih mencintai ilmu itu
Dan membuatku lebih maju

Dari pertama hingga berujungnya masa
Kalian selalu bersama
Tapi sejak saat ini dan nanti
Kalian kembali tiada
(Felach Aunur, tanpa perubahan)

Sepucuk puisi dari seorang anak SMP yang benar-benar tulus diungkap dari segenap perasaan hatinya. Menjadikan kenangan tak terlupakan dibalik kesedihan karena sebuah perpisahan. Terimakasih untuk semuanya, kenangan dan semua yang kalian berikan kepadaku membuat hidupku lebih berwarna dan merasa lebih bermanfaat bagi orang lain. Thanks.

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Hadna Muthia Izzati
Pare, Kediri, Indonesia
A trainer | A traveler | A dreamer| An Ordinary girl
Lihat profil lengkapku

Ordinary's Friends

Blog contents © Ordinary Little Girl 2010. Blogger Theme by NymFont.