‘Mimpi’ Itu


Mengapa harus yang terakhir?. Kalau kamu bisa menjadikan itu yang kesekian kalinya dan akan berlanjut dan terus berlanjut. Jujur, aku tidak mau kamu berhenti sampai disitu. Itu harapku.

Namun, pikiran aneh itu selalu membayangi. Disebut dengan posisi apa, kalau aku terus berada dalam kondisi ini?. Apakah aku salah?. Tapi aku merasa tidak melakukan kesalahan. Aku hanya berjalan sesuai apa yang terjadi. Tidak ada paksaan dari diri, itu alami. Tapi, apakah itu wajar?.

Aku tahu kamu mungkin mengetahui apa yang sedang aku pikirkan. Hanya saja, kamu lebih menikmati posisimu saat ini. Di waktu yang bersamaan pula, aku selalu berharap akan ‘mu’. Tapi kontrolku lebih besar untuk itu. Aku bisa saja memasang topeng bahwa aku baik-baik saja. Aku masih bisa berjalan dengan langkah yang tenang. Dan aku memang merasa bahwa aku benar-benar baik, saat kamu disini.

Disisi lain, aku juga selalu teringat akan janji pada diriku sendiri, juga padamu. Aku akan melanjutkan dan berusaha atas apa yang kusebut dengan ‘mimpi’. Dengan cara tidak masuk dalam putaran yang membuat konsentrasiku akan terpecah. Tidak untuk orang lain, dan yang paling berat tidak pula untukmu.

Mungkin aku akan selalu menyertakan Tuhan demi ‘mimpi’ itu. Semoga saja Dia paham atas hambaNya. Begitu pula diriku sendiri, dan juga kamu.

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Hadna Muthia Izzati
Pare, Kediri, Indonesia
A trainer | A traveler | A dreamer| An Ordinary girl
Lihat profil lengkapku

Ordinary's Friends

Blog contents © Ordinary Little Girl 2010. Blogger Theme by NymFont.