Kau Yang Mengutuhkan Aku
Minggu, 19 Mei 2013
Tulisan ini adalah
tentang seorang penulis yang postingan dalam blog-nya selalu kuikuti selama
beberapa bulan terakhir. Sebut saja Fahd, penulis berusia 26 tahun yang sudah
menulis beberapa buku dan novel yang beberapa diantaranya ditulis dengan musisi
Bondan n Fade 2 Black. Dan aku sekarang nge-fans sekali dengannya.
Memang, aku belum pernah
membaca satu pun buku Fahd. Tapi dari tulisan di blog nya, aku langsung jatuh
cinta dengannya. Bukan orangnya, melainkan rangkaian kata-katanya. Toh, kalau
saja aku jatuh cinta dengan orangnya, itu sangat tidak mungkin. Dia sudah
beristri. Dengan orang berkebangsaan Sunda yang sangat geulis, sebut saja Rizqa. Mereka menikah dan dikarunai seorang anak
yang sangat tampan pula, Kalky.
Kadang tulisannya
membuatku iri saja. Betapa indah dan romantis tulisannya saat ditujukan ke
istrinya tercinta. Tidak hanya satu tulisan. Mungkin sepuluh bahkan lebih,
postingan tentang dia dan juga istrinya. Dari awal mereka berkenalan, lamaran,
menikah, problem keuangan, anak pertama mereka, keharmonisan kehidupan
sehari-hari, hingga saling melontarkan beberapa pujian diantara keduanya.
Positive-nya, mungkin
banyak orang yang akan terinspirasi dengan keharmonisan rumah tangga yang
terjalin diantara mereka. Karena kalau dipikir-pikir memang itu adalah contoh
yang baik sekali untuk pasangan muda yang sedang mengalami masa-masa awal
pernikahan. Rasa sabar, saling memahami, dan juga pengertian. Tapi disisi lain,
negativenya ada juga. Apa coba?. Ya buat yang masih melajang, itu sangat
membuat iri pake banget. Disaat sedang galau dan membaca tulisan Fahd, rasanya
ingin sekali berada dalam posisi yang sama. Tapi, apa mau dikata, hanya
menerawang saja yang memungkinkan.
Aku sangat menyukai
tulisan Fahd yang berjudul Tiga, Foto, dan masih banyak lainnya. Mengenai
tulisannya, memang tidak perlu diragukan lagi, menyentuh dan keren tingkat
tinggi. Namun, ada beberapa karya lain darinya. Karya yang disebut ‘Revolvere
Project’. Video pendek yang digabung dengan iringan instrument dan juga
rangkaian kata-kata. Ada satu yang menjadi favoritku, ‘Revolvere Project – Kau Yang Mengutuhkan Aku’. Mungkin gambaran
tentang kondisi yang terjadi. Intinya, I
Love It.

0 komentar:
Posting Komentar