Mimpi Raffi
Selasa, 19 Februari 2013
‘Biarpun hanya mimpi, apa
salahnya untuk mencoba mempenjuangkannya?’. Inilah yang terlintas dalam
benakku. Saat ini, dalam imajinasi yang melampaui batas. Tentang sebuah mimpi,
apakah itu pertanda baik atau hanya sebagai bunga tidur saja.
Pagi tadi, seorang anak
SMP itu datang menghampiriku, dan bertutur lancar tentang mimpinya. Awalnya aku heran tentang mimpinya, dimana
‘aku’ adalah pemeran utama dalam putaran kejadiannya. Anak ini suka menulis,
membaca, dan bertanya tentang apa saja yang ingin dia ketahui. Tidak jarang,
aku memberi sekedar wejangan saja, mungkin sedikit memberikan suntikan nyawa
pada dia, dan itu sangat wajar menurutku untuk hubungan anak didik dan
pengajarnya.
‘Aku’ sebagai sang
pemeran utama, merasa tersanjung saja atas apa yang terjadi dalam mimpinya.
Bukankah meng-amin-kan hal yang baik tidak akan sia-sia, mungkin saja menjadi
nyata dan benar-benar terwujud.
‘Miss Hadna sekarang lagi
nulis sesuatu nggak?’, tanya anak itu. ‘Nulis?, nggak kok’, jawabku.
‘Semalam aku ngimpi,
tentang miss. Aku datang ke acara launching buku’, lanjutnya. ‘Hubungannya sama
saya?’, tanyaku. ‘Aku ngimpinya miss yang nulis buku itu. Pas acara
launching-nya aku dateng. Di mimpi itu aku udah lulus kuliah miss, di Amerika. Hebat
kan miss?’, tuturnya. ‘Disitu miss Hadna udah agak tua,hehe. Pake kacamata,
tapi keren’,lanjutnya.
‘Wah, iya keren. Trus?’,
rasa ingin tahuku tumbuh dan semakin ingin mengetahui kelanjutan dari mimpinya.
‘Judul bukunya “Aku dan
Dunia”. Ceritanya miss waktu itu udah keliling dunia. Trus perjalanannya
ditulis trus dijadiin novel sama miss-nya’, jelasnya.
Woow sekali. Tidak kusangka
bahwa bukan aku sendiri yang bermimpi untuk melihat apa yang akan terjadi, tapi
seorang anak SMP yang mengenalpun hanya sebatas guru dan murid. Tapi mimpi itu,
sama seperti apa yang aku inginkan. Traveling keliling dunia, dan berniat untuk
merangkum semuanya. Meskipun aku tak tahu entah kapan akan terjadi.
Aku mau menyebut dia
sebagai anak ajaib saja. Bisa mengetahui dan bermimpi atas apa yang orang lain
inginkan. Dan semoga mimpi anak ajaib itu bisa terwujud. Amin. Dan akan betapa
bahagianya saya....
‘Ada lanjutan ceritanya
di mimpi aku’, dia mengagetkanku atas angan-angan yang sudah terbang. ‘Di
Amerika, aku kuliah ambil jurusan teater miss, terus berhubung aku kenal sama
beberapa sutradara Hollywood, gimana kalau novel miss dibukukan?’. Cetaar
sekali mimpinyaaa. Sungguh membuat aku terbang dan melayang setinggi-tingginya.
“Me and World”. Begitu judul
filmnya. Lengkap dengan soundtrack Owl City (lagu favorit saya) dan para pemain
dan tanggal premiernya.
Bagaimana mungkin aku
tidak menganga, mendengar semua mimpinya?. Siapa tidak bahagia mendengar sebuah
pertanda meskipun hanya dalam mimpi?. Dan itu yang menyulutkan keinginan ku yang
selama ini aku simpan menjadi lebih dekat lagi, dan lagi.
‘Think what you want!. Work hard for
it, and it will come closer and closer’

0 komentar:
Posting Komentar