Mimpi Raffi



‘Biarpun hanya mimpi, apa salahnya untuk mencoba mempenjuangkannya?’. Inilah yang terlintas dalam benakku. Saat ini, dalam imajinasi yang melampaui batas. Tentang sebuah mimpi, apakah itu pertanda baik atau hanya sebagai bunga tidur saja.

Pagi tadi, seorang anak SMP itu datang menghampiriku, dan bertutur lancar tentang mimpinya.  Awalnya aku heran tentang mimpinya, dimana ‘aku’ adalah pemeran utama dalam putaran kejadiannya. Anak ini suka menulis, membaca, dan bertanya tentang apa saja yang ingin dia ketahui. Tidak jarang, aku memberi sekedar wejangan saja, mungkin sedikit memberikan suntikan nyawa pada dia, dan itu sangat wajar menurutku untuk hubungan anak didik dan pengajarnya.

‘Aku’ sebagai sang pemeran utama, merasa tersanjung saja atas apa yang terjadi dalam mimpinya. Bukankah meng-amin-kan hal yang baik tidak akan sia-sia, mungkin saja menjadi nyata dan benar-benar terwujud.

‘Miss Hadna sekarang lagi nulis sesuatu nggak?’, tanya anak itu. ‘Nulis?, nggak kok’, jawabku.

‘Semalam aku ngimpi, tentang miss. Aku datang ke acara launching buku’, lanjutnya. ‘Hubungannya sama saya?’, tanyaku. ‘Aku ngimpinya miss yang nulis buku itu. Pas acara launching-nya aku dateng. Di mimpi itu aku udah lulus kuliah miss, di Amerika. Hebat kan miss?’, tuturnya. ‘Disitu miss Hadna udah agak tua,hehe. Pake kacamata, tapi keren’,lanjutnya.

‘Wah, iya keren. Trus?’, rasa ingin tahuku tumbuh dan semakin ingin mengetahui kelanjutan dari mimpinya.
‘Judul bukunya “Aku dan Dunia”. Ceritanya miss waktu itu udah keliling dunia. Trus perjalanannya ditulis trus dijadiin novel sama miss-nya’, jelasnya.

Woow sekali. Tidak kusangka bahwa bukan aku sendiri yang bermimpi untuk melihat apa yang akan terjadi, tapi seorang anak SMP yang mengenalpun hanya sebatas guru dan murid. Tapi mimpi itu, sama seperti apa yang aku inginkan. Traveling keliling dunia, dan berniat untuk merangkum semuanya. Meskipun aku tak tahu entah kapan akan terjadi.

Aku mau menyebut dia sebagai anak ajaib saja. Bisa mengetahui dan bermimpi atas apa yang orang lain inginkan. Dan semoga mimpi anak ajaib itu bisa terwujud. Amin. Dan akan betapa bahagianya saya....

‘Ada lanjutan ceritanya di mimpi aku’, dia mengagetkanku atas angan-angan yang sudah terbang. ‘Di Amerika, aku kuliah ambil jurusan teater miss, terus berhubung aku kenal sama beberapa sutradara Hollywood, gimana kalau novel miss dibukukan?’. Cetaar sekali mimpinyaaa. Sungguh membuat aku terbang dan melayang setinggi-tingginya.

“Me and World”. Begitu judul filmnya. Lengkap dengan soundtrack Owl City (lagu favorit saya) dan para pemain dan  tanggal premiernya.

Bagaimana mungkin aku tidak menganga, mendengar semua mimpinya?. Siapa tidak bahagia mendengar sebuah pertanda meskipun hanya dalam mimpi?. Dan itu yang menyulutkan keinginan ku yang selama ini aku simpan menjadi lebih dekat lagi, dan lagi.

‘Think what you want!. Work hard for it, and it will come closer and closer’

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Hadna Muthia Izzati
Pare, Kediri, Indonesia
A trainer | A traveler | A dreamer| An Ordinary girl
Lihat profil lengkapku

Ordinary's Friends

Blog contents © Ordinary Little Girl 2010. Blogger Theme by NymFont.